diana-harrison

Saturday, September 30, 2006

perbandingan didunia adl 1 laki-laki :12 wanita

aku baru aja baca koran bahwa perbandingan laki-laki dan perempuan adalah 1 berbanding 12. jadi 1 cowo buat 12 cewe, busyet!!! kalo misalnya satu 1 direbutin lebih dari 3 cowo, berarti ada 30an cewe yang lain gada pasangan dong. wah.. gawat!! persaingan ketat dong!!

Wednesday, September 27, 2006

nasehat dari cerita cintaku

aku menyadari saat ini bahwa banyak hal yang sepele tapi penting dalam tetap mempertahankan suatu hubungan. bagaimana kualitas juga didapat karena kuantitas, maksud kalimat tersebut adalah, hubungan itu perlu intensitas ketemu yang baik, komunikasi dan kebersamaan yang cukup. tanpa (kuantitas) itu semua, kualitas akan sulit di dapat terlebih untuk pasangan berusia muda yang emosinya masih sangat bergejolak. walau sekalipun ada ikrar dan tekad yang kuat di pribadi masing-masing pasangan.

hal penting lainnya adalah sikap yang bisa bijaksana. hal ini mudah sekali diucapkan tapi sulit tuk diterapkan. kita manusia biasa yang juga memiliki unsur negatif dalam diri. kapan unsur negatif ini datang... ini mungkin terjadi bila kita menghadapi tingkah dan reaksi yang berbeda dari pasangan. unsur negatif ini kadang jg berupa sinyal tuk kita berfikir rasional, tuk tidak terlalu naif. tapi penentu jalan dan keadaan selanjutnya adalah bagaimana kita bersikap. saat unsur negatif itu datang, berusahalah tuk tetap bijaksana. bersikaplah tenang tanpa memojokkan, berusahalah meredam emosi yang ada.. dan bersikaplah dewasa...

yang aku rasakan adalah, sbagai perempuan, kita harus lebih tegar, kuat dan banyak mengalah. kita sebagai perempuan bila bergantung kepada pasangan, kehancuran yang mungkin akan didapat. karena sesungguhnya.. yang aku rasakan, laki-laki lebih rapuh dan lebih perasa. rasa ini mereka tutupi dengan ego. kita sebagai perempuan sedikit mesti lebih jeli dalam melihat yang tersirat. dalam menjalaninya mmg benar-benar perlu kesabaran dan hati yang dingin. pilah-pilahlah masalah yang datang dalam kotak-kotak. hindari banyak emosi dalam menghadapi masalah yang tidak prinsip.

sesungguh manusia tidak ada yang sempurna, sesungguhnya manusia tidak ada yang sama.. sesungguhnya cinta dan kelembutan adalah kunci perdamaian bahkan tuk perang dunia sekali pun.

bagaimana kalo hal ini terlambat kita sadari... walau pun ada pepatahan mengatakan bahwa penyesalan kemudian sangat tidak berarti... tapi jangan putus asa bila ini terjadi, bila telah terjadi suatu salah langkah, berdoalah dan jujur dalam bersikap dengan disertai tekad penuh tuk berubah!! percayalah ini akan sangat membantu.. akan sangat menolong.

demikian sedikit nasehatku yang kupetik dari pengalaman-pengalamanku sendiri semoga bisa membantu... semoga cinta kasih selalu menyertainmu.....



Sunday, September 24, 2006

anda tidak sendiri

disini aku akan berbagi pengalaman ttg ternyata kita lebih kuat dari yang kita bayangkan dan jgn berhenti berharap, optimis dan berpikir positif. pengalaman ini aku alamin selama beberapa tahun ke belakang.

bermula dari suatu hari 4 tahun yang lalu, aku kram perut dan jatuh jatuh pingsan, aku pikir aku kecapean biasa. tapi kemudian perutku semakin sering terasa kram dan kejang sampai akhirnya aku tidak kuat dan pingsan setelahnya rasa sakit yang aku alami semakin lama semakin sangat terasa lebih dan lebih sakit. akhirnya aku memeriksakan diri ke dokter. hasil yang didapat aku mmg menderita suatu penyakit yang perlu perhatian khusus, aku harus sangat berhati-hati menjaga pola makan dan rutinitasku.

semua kegiatan lapangan aku terhenti, aku g punya cukup tenaga dan kekuatan tuk menjalani rutinitas-rutinitasku. aku pun mulai kehilangan teman-temanku karena aku jarang bergaul dan waktu yang ada lebih sering aku habiskan untuk istirahat dan bolak balik ke rumah sakit. kehidupanku berubah drastis, kuliahku pun brantakan.

terus aku menjalani pengobatan, mendisplinkan diri mengikuti apa yang dokter sarankan sambil tidak henti-hentinya aku berdoa mohon kesembuhan. aku berdoa, memohon kesembuhan dan berjanji tidak akan menyianyiaka hidup aku. sampai akhirnya 2,5 tahun kemudian, doaku di dengar oleh tuhan, aku pun sembuh.

aku mulai menata kembali kehidupanku, menata dan memperbaiki kembali kuliahku. sedikit ada sinar terang dalam hidupku. tapi kemudian, sebulan setelah kesembuhanku, aku harus kehilangan kakekku, seorang kakek yang menjadi tempat aku berbagi dan bercerita. kakekku, sosok yang sangat dekat denganku, tempat aku berbagi banyak cerita, banyak hal yang lebih bisa aku bagi daripada ke orang tuaku. dengannya aku tidak merasa takut tuk menceritakan ttg rasa sakit yang aku alami, ttg kegundahan hatiku, keterputus asa hatiku krn sakit yang aku derita dan cerita yang lainnya. dengan orangtuaku, aku banyak menyembunyikan segala hal krn tidak sanggup bila harus melihat mereka sedih krn cerita-ceritaku. oleh sebab itu aku lebih sering berbagi dengan kakekku, terlebih kakekku sosok orang tua yang sangat bijaksana, pengertian dan tenang. sangat aku terpukul karena kepergian beliau. tapi itu sudah suratan takdir, aku harus kuat menerima kepergiannya dan berdoa yang terbaik tuk ketenangan di dunia sana.

disaat aku masih berduka, pacarku, orang yang telah melamarku tuk menjadi calon istrinya tiba-tiba bertingkah aneh dan sering menghilang tidak seperti biasanya. aku tidak lagi melihat kasih sayang seperti yang biasa dia tunjukkan padaku. entah ada apa, aku tidak mengerti. berusaha aku tepis masalah ini dan konsentrasi mengejar ketinggalan-ketinggalanku di bangku kuliah.

jalan yang harus aku tempuh di perkuliahan tidaklah berjalan mulus. banyak dosen tidak mau mengerti sakit yang pernah aku alami, banyak dari mereka tidak mau memberiku toleransi tuk ujian perbaikan, sehingga aku harus mengulang dari awal. segala urusan birokrasi di kampusku pun sangat berantakan, perlu waktu berminggu-minggu tuk menunggu nilai keluar dan mendapatkan tanda tangan tuk suatu urusan, belum lagi peraturan-peraturan baru yang akhirnya sering menggacaukan program yang sudah aku rencanakan. tapi akhirnya sekitar setengah tahun kemudian semua mata kuliahku beres sengan nilai sesuai target, skripsiku pun rampung aku kerjakan.

sewaktu aku hampir merampungkan skripsiku, aku dapat berita dari kantor tempat aku bekerja, kalo ada masalah dengan proyekku. Ya ALLAH YA TUHANKU... (sewaktu aku tinggal skripsi aku mmg melamar dan akhirnya bekerja si suatu perusahaan), itu semua aku lakuin tuk mengisi waktu. proyekku berantakan sewaktu aku minta cuti karena mau mengurus segala sesuatu tuk ujian akhirku dan tanggung jawab itu telah diambil alih oleh orang lain tapi walo begitu adanya tetap saja ada beban tersendiri karena sedikit banyak ikut jg jadi ambil bagian menyelesaikannya. walo masih masa cuti, aku diminta tuk membantu.

sambil merampungkan skripsiyg sudah 7/8 jalan, sambil jg aku menyelesaikan proyek di kantorku. Yang kejadian kemudian, aku bertemu dengan pacarku, kita berbicara banyak, banyak yang dia ceritakan ttg apa yang dialaminya. dia meminta tuk masing-masing terlebih dahulu, tuk bisa intropeksi diri. mencari kenyakinan apakah kita siap tuk melangkah lebih jauh. aku tidak mengerti mengapa dia meminta itu... bersikeras aku berusaha tuk mempertahankan hubunganku tapi akhirnya aku mengalah.. aku coba tuk mengerti keinginannya. beruntung saat aku putus dengannya, aku ditemanin dengan orang-orang yang menyayangiku. bukan hal mudah mengakhiri hubungan yang sudah terbina lama, terlebih kondisiku saat itu pun belum stabil benar. seminggu setelah aku memutuskan hubunganku dengan pacarku, aku mendapat berita kalo dia selama ini menghilang krn telah berselingkuh. dia dekat kembali dengan mantan pacarnya. bagai disambar petir aku mendengar itu semua. aku merasa dikhianati, merasa ditusuk dari belakang. walo sakit tapi disatu sisi aku bersyukur telah dibukakan mata ttg sosok yang aku kagumi dan percaya selama ini, ternyata.. sungguh tidak pernah aku bisa bayangkan dia bisa melakukan itu semua. apapun masalah yang dia hadapi, perselingkuhan bukan jalan keluar. sungguh tidak ada lagi harapan tuk bisa memperbaiki semua hubungan yang telah ada.

apapun yang aku rasakan saat itu, rasa sakit krn merasa dikhianati harus aku redam sedemikian besar. aku harus bisa menahan emosi karena dua minggu kemudian aku akan sidang. terlebih yang akan menyidangkanku adalah dosen kiler yang terkenal jarang meluluskan mahasiswanya. dosen tersebut juga sangat senior, sangat paham dengan materi yang aku pilih tuk skrispi.

waktunya telah tiba, aku pun sidang, aku sidang selama 2,5 jam. saat persidangan aku menerima banyak tekanan, dosen pengujiku ternyata mmg benar-benar kiler. tapi kemudian, sewaktu yudisium, aku dinyatakan lulus dengan nilai yang sangat memuaskan dan tanpa revisi.
selesai sudah perjuanganku...

keadaanku saat ini, 2 bulan setelah sidangku, aku masih merampungkan proyekku sambil mencari pekerjaan yang paling tepat buatku, yang paling tepat belum tentu didapat dari perusahaan yang besar karena aku tetap harus menyeimbangkan kemampuan fisikku. aku telah memaafkan mantan pacarku, skg kita berteman baik. aku saat ini masih ingin sendiri, belum terlintas dipikiranku tuk membuka lembaran baru.

dalam kesempatan kali ini, aku ingin mengucapkan banyak terima kasih tuk orangtuaku, para sahabat serta saudara-saudaraku yang telah banyak membantuku dalam menghadapi masa-masa sulitku. terima kasihku pun kuucapkan tuk mantan pacarku, bagaimana pun dia banyak membantuku menemaniku terlebih sewaktu aku sakit. terima kasih jg tidak lupa aku tuk ucapkan kepada pingkan (my soulmate), Gita (pacar kakakku), abi ( tetanggaku yang sudah aku anggap kakakku sendiri), teh vina guru nyanyiku sekaligus tempat aku meminta banyak saran, terima kasihku pun aku ucapkan tuk marcos, orang-orang di gmail, para dosen dan tata usaha yang telah banyak membantu perkuliahanku...

terima kasih terbesarku kuucapkan kepada Tuhanku, ALLAH SWT.. yang memberiku kesembuhan, kesempatan dan segala kekuatan. tanpa restu dari Nya, mungkin aku skg tidak seperti ini.... tidak putus aku berdoa tuk masa depanku yang lebih baik. amin.. amin... amin ya robbal alamin....


cermati lebih jauh...

sering aku mengamati orang, ternyata apa yang terlihat mata belum tentu itu adanya. banyak yang tersirat dan banyak misteri dalam setiap diri manusia. belum tentu orang yang ceria hidup tanpa masalah, belum tentu yang pendiam itu tidak periang dan belum tentu yang terlihat rapuh tidak bisa berbuat banyak.

sering kali aku benar-benar terkecoh. dulu, aku memiliki seorang sahabat, sekilas terlihat baik ternyata setelah mengenal jauh, sosoknya penuh dengan rasa iri hati dan syirik. aku pun sempat terjatuh dalam perangkapnya... tidak peduli teman tidak peduli lawan, segala sesuatu dibenarkan olehnya. syukur tuhan masih sangat melindungiku sehinga aku terhindar dari kelicikannya.

yang terlihat mata mmg belum tentu begitu adanya, oleh sebab itu janganlah lekas menyimpulkan segala sesuatu sebelum mengenal sosok dari orang tersebut lebih jauh.

Friday, September 22, 2006

YA ALLOH YA TUHANKU

Tuhanku.. berikanlah yang terbaik tuk aku!
Lindungilah diriku, kuatkan kan lah diriku
Ku iklas menjalani semua..
Semua yang menjadi kuasaMu
Tuhan, bantu aku menghadapi semua

Satu kembali permohonanku
Tuhan, sembuhkan aku..
Sembuhkan aku Tuhan..

kuingin membahagiakan Keluargaku
kuingin membuat orang tuaku bangga

Kubersujud padaMu..
Kumemohon padaMu...
Tuhan.. bantu aku!!!!!!!

Monday, September 04, 2006

perlu anda tau..

orang hanya tau sejauh mata mereka melihat. setelah itu otak mereka mencerna apa yang mereka liat. apa yang dicerna oleh otak akan diungkapkan seseorang dengan sikap yang telah diliputi rasa. tetapi sesungguhnya tidaklah benar menyimpulkan segala sesuatu yang hanya terlihat oleh mata. itu tidak bedanya dengan pemikiran yang sempit dan berhati picik.

tidak dapat dipungkiri, apa yang terlihat mata jauh terasa lebih meyakinkan untuk diterima dan dipercaya. tapi dari pengalaman aku sendiri hal ini akhirnya merugikan. merugi yang sangat disayangkan.

cobalah tuk tenang sebelum berkata, cobalah tuk resapin sebelum bertindak dan cobalah tuk hargain apa yang tidak bisa kamu mengerti. bekal dan nasehat ini cukup tuk mu menjadi lebih diterima orang lain dan dicintai...

*good luck*

Friday, September 01, 2006

jadi ibu rumah tangga TIDAK GAMPANG

Sewaktu saya masih kuliah dulu, sewaktu mama dan papa ditugaskan ke suatu tempat yang beratus-ratus kilometer jauhnya krn pekerjaan, saya yang harus mengatur rumah dengan segala macem rutinitas dan tetek bengek lainnya. sungguh hal yang tidak mudah buat saya terlebih saat itu saya pun bekerja. dalam mengurus rumah, saya dibantu oleh 1 orang pembantu dan satu penjaga rumah yang juga berfungsi membersihkan tanaman di pekarangan. dirumah sendiri ada saya, dan kedua saudara laki-laki saya.

Kesibukan saya sehari-hari di luar rumah adalah kuliah, kerja part time dan les. Saya les bahasa, tari dan nyanyi. tugas saya di rumah adalah masak, mengatur dan memastikan bahwa rumah dan pekarangan dalam keadaan baik, rapi dan bersih. tugas saya yang lain adalah mengelola uang sehingga uang dibudgetkan untuk sebulan cukup untuk segala kebutuhan dapur, rumah dan cukup untuk mebayar listrik, air serta telpon.

Komentar saya cuma satu untuk semua pekerja rumah ini, PUSSSSIIIIINNNGGGGG....!!!! yang sangat bikin saya repot adalah karena pembantu saya tidak bisa masak dan tidak pernah bekerja sebelumnya, sehingga semua harus dikasih tau mlulu. parahnya pembantu saya sangat pelupa, suka bereksperiment dalam memasak, males dan sepertinya bukan tipe orang yang terbiasa hidup bersih.

Daripada ribet ngasi tugas tiap hari, saya bikin list tugas harian dan mingguan yang harus dikerjakan oleh pembantu dan penjaga rumah. saya juga nulis resep-resep sederhana untuk dimasak kalo saya lagi gawat (sibuk berat!!!).

Kerjaan saya tiap pagi adalah masak (kalo gada kuliah pagi) kalo ada kuliah, saya masak dari semalam sebelumnya jadi besoknya tinggal dihangatkan dengan pembantu. sebenernya bisa saja catering tapi yang sering kejadian adalah masakan cateringan terlalu mahal dan porsinya sedikit sehingga malah menjadi pemborosan dua kali karen malamnya tetap harus masak lagi. masakan catering seringnya jg hambar. bener-bener tidak memuaskan. selesai masak waktu sepenuhnya untuk terserah saya sendiri saya mau ngapain.

Yang paling ribet sebenernya adalah ngelola keuangan. wow!!! g gampang, muter otak bgt, mikirin mesti masak apa aja, mikirin juga apa-apa aja menunya sehingga tidak membosankan tapi budget yang ada... PAS. biasanya saya belanja buat lauk pauk seminggu sekali (ke pasar). kalo sayur, saya beli dari tukang sayur yang biasa lewat tiap pagi di komplek.

Tiap hari minggu saya kontrol rumah, saya perhatiin rumah lebih dari hari-hari biasanya. saya cek kamar mandi, ruang peruang, gudang, taman, kaca-kaca dsb. saya pastiin benar-benar apakah list yang ada udah dikerjain semua dengan rapi dan bersih.

Kantor beda sekali dengan rumah, di rumah kita tidak bisa menugaskan secara tegas pembantu ato pun tukang kebun dsb walo tugas yang adalah tugas mereka. mengatur rumah harus banyak sabar dan sangat bijaksana. kadang saya merasa sangat terjajah dengan pembantu sendiri. mau gimana lagi, tenaga pembantu sangat dibutuhkan kalo kita g baik-baik pembantu rumah bisa g betah trus keluar. kalo sudah keluar saya lebih repot lagi. bener-bener repot, g kebayang tiap hari saya selain kuliah, les-les dan kerja harus juga nyuci, nyapu, ngepel dsb..

Karena apa yang saya lakukan selama orang tua saya dinas, saya benar-benar menjadi salut dengan ibu rumah tangga yang bekerja. Saya juga angkat 4 jempol dengan ibu rumah tangga yang bekerja dan punya anak yang masih kecil-kecil. g kebayang, terlebih kalo memiliki pasangan yang tidak mau tau urusan rumah dan anak. mending pasangannya di ulek aja hehehehe.
bekerja sebagai ibu rumah tangga sangat mulia, mereka bekerja tanpa waktu, tanpa dibayar. pekerjaan mereka pun sangat luas, merangkap semua pekerjaan yang ada di kantor yang dibagi-bagikan kepada banyak pekerja. di rumah gada bagian finance, bisnis analis, Administrasi, gada kantin (mesti masak sendiri!!). jadi ibu rumah tangga benar-benar hebat...



Wednesday, August 30, 2006

WAWANCARA KERJA


Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua intu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan.

1. Ceritakan tentang diri anda

Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar.

"Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya," kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti "Di mata anda, siapa anda?" atau "Ceritakan sesuatu tentang anda", banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya
diri.

"Saya merasa biasa-biasa saja" atau "tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya" seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara.

"Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu," tegas Erina.

Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan "Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya."

Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. "Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah," kata Erina Collins.

Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik.

Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin -poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis.

2. Hati-hati pertanyaan jebakan

Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara. Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan membuat anda seringkali kelepasan bicara.

Dalam hal ini, Erina memberi contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa ia memutuskan pindah kerja.

"Ketika itu saya tanya 'apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?' dan pelamar itu menjawab 'saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya naik.'Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang dia ungkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya," ungkap Erina.

Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab "saya menginginkan ritme kerja yang teratur dan terjadwal.

Mengenai gaji, sebenarnya di tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada peluang untuk peningkatan gaji." Atau kalau anda ditanya tentang kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab "saya sering telat dan lupa waktu." Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya "kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda." atau "saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat."

Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti "Sudah punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?" sering ditanggapi buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya "Sudah, rencananya kami akan menikah akhir tahun ini." Padahal, menurut Erina, jawaban itu bisa jadi penutup peluang kerja anda. "Perusahaan selalu ingin diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan mereka, terutama pada awal masa kerja.

Jawaban bahwa anda akan menikah dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan," ujar Erina sambil menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab "sudah, tapi sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum memutuskan untuk menikah."

3. Semangat dan bahasa tubuh

Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara, karena memberi kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya, tangan dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan tidak berlebihan.


Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyum untuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan. Kurangi kata-kata "saya merasa..." atau "saya kurang..." dan sebaiknya gunakan "saya pikir...", "menurut pendapat saya..", "saya yakin...", "saya optimis...". Kata-kata "saya merasa ..." atau "saya kurang..." mengesankan anda lebih sering menduga, menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai persoalan.

Cara berpakaian yang baik dalam wawancara

Berpakaian yang "baik" dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:

· Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau "kebiasaan" berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak
dilihat sebagai "orang aneh', disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapih dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini.

· Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (mis.,mengkilap, ngejreng).
· Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rokbawah, kancing baju atasan).
· Berpakaian dengan disain yang simple (tidak telalu banyak pernik-pernik)
· Tidak berlebihan dalam menggunakan wangi-wangian dan perhiasan.


Berapa gaji yang anda minta ?

Bila dalam wawancara, Anda ditanya berapa gaji yang anda inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda pencari gaji tinggi atau memberi kesan berapapun imbalan yang diberikan Anda mau.

Pada umumnya perusahaan sudah mempunyai rentang standar gaji untuk jabatan-jabatan yang ditawarkan. Bagi pelamar untuk posisi yang lebih tinggi dan langka biasanya memiliki kekuatan tawar menawar yang lebih tinggi. Jadi dalam menjawab pertanyaan tersebut anda harus memperoleh gambaran dulu imbalan total yang akan anda terima dalam setahun.

Imbalan total adalah gaji dan tunjangan lain yang diberikan termasuk insentif dan bonus. Selain itu perlu ditanyakan apakah imbalan yang ditawarkan itu termasuk PPH atau netto.

Dalam menjawab pertanyaan tersebut jawablah imbalan yang anda harapkan setahun. Berdasarkan harga pasar yang sesuai untuk jabatan tersebut serta nilai tambah yang anda miliki. Jawablah dengan diplomatis: " Saya berpendapat perusahaan ini pasti sudah mempunyai standar imbalan bagi jabatan ini.

Berdasarkan pengalaman yang saya miliki dan kontribusi yang dapat saya berikan pada perusahaan ini, saya mengharapkan imbalan yang akan diberikan adalah minimal Rp. .../tahun ditambah fasilitas-fasilitas lain sesuai dengan peraturan perusahaan. Negosiasi mengenai gaji pada saat ini tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun anda diharapkan mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik.

Variasi pertanyaan dalam wawancara

Bagi pelamar terutama bagi pemula pencari kerja perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang akan dihadapi.

Berikut ini kami berikan variasi-variasi pertanyaan yang kerap muncul dalam wawancara:

Pertanyaan mengenai riwayat pendidikan :

· Mengapa anda memilih jurusan tersebut?
· Mata pelajaran apa yang anda paling suka, jelaskan alasannya.
· Mata pelajaran apa yang kurang anda sukai, jelaskan alasannya.
· Pada tingkat pendidikan mana anda merasa paling berprestasi, mengapa?
· Apakah hasil ujian menggambarkan potensi anda, jelaskan?
· Siapakah yang membiayai studi anda?
· Bagaimana teman-teman atau guru mengambarkan mengenai diri anda?
· Dalam lingkungan macam apakah anda merasa dapat bekerja paling baik?

Pertanyaan mengenai pengalaman kerja :

· Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda
· Bagi yang belum pernah bekerja pada umumnya diminta untuk menceritakan mengenai aktivitas ekstra kurikuler selama studi.
· Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda, mohon dijelaskan.
· Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda dan bagaimana anda
menyelesaikan hal tersebut
· Dengan kolega macam apakah anda senang bekerja sama?
· Dengan boss macam apakah anda senang bekerja?
· Bagaimanakah anda memperlakuan anak buah anda?

Pertanyaan mengenai sasaran anda :
· Mengapa anda ingin bekerja dalam industri ini?
· Apakah yang mendorong anda melamar kepada perusahaan kami?
· Apakah yang anda inginkan dalam 5 tahun mendatang?
· Apakah yang anda inginkan dalam hidup anda?
· Apa yang anda lakukan untuk mencapai sasaran anda?

Pertanyaan mengenai organisasi yang ingin anda masuki :
· Apakah yang anda ketahui tentang organisasi yang akan anda masuki?
· Menurut anda faktor faktor sukses apa yang dibutuhkan seseorang untuk
bekerja disini?
· Apakah yang anda cari dalam bekerja?
· Bagaimana anda dapat berkontribusi dalam perusahaan ini?
· Menurut anda apa visi dan misi dari organisasi ini?

Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam wawancara kerja. Selamat bersaing!